Pengertian Majas, Jenis Dan Contohnya Lengkap

Selamat datang di web kami, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai majas, jenis majas serta contohnya secara lengkap dan terperinci. Mungkin dari kalian banyak yang belum mengetahui tentang pelajaran Bahasa Indonesia yang di bahas di bangku menengah pertama ini. Jika benar begitu mari kita bahas perinciannya satu persatu.

Pengertian Majas, Jenis Dan Contohnya

Pengertian Majas, Jenis Dan Contohnya


Apa yang di maksud dengan majas? Majas secara umum disebut gaya bahasa . Lebih rincinya ialah pemakaian ragam bahasa tertentu untuk memperoleh efek kalimat menjadi sebuah karya sastra semakin hidup, atau ciri khas bahasa sekelompok penulis sastra atau suatu cara tersendiri yang di miliki sastrawan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara tertulis ataupun lisan. Majas merupakan salah satu instrumen terpenting dalam sebuah puisi dan juga prosa, yang biasanya digunakan untuk memperindah suatu karya sastra.

Majas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Majas menurut KBBI ialah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain atau sebuah kiasan.

Majas menurut Prof. Dr. H. G. Tarigan

Prof. Dr. H. G. Tarigan mengartikan majas sebagai cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis.

Majas menurut Goris Keraf

Goris keraf, menurutnya majas ialah suatu gaya bahasa yang dikatakan baik apa bila mengandung tiga unsur, yakni kesopanan, kejujuran dan menarik.

Majas menurut Aminuddin

Pendapat Aminuddin mengatakan majas ialah cara yang digunakan pengarang dalam memaparkan gagasannya yang sesuai dengan tujuan dan efek yang dicapai.

Jenis Jenis Majas

Majas dibagi kedalam 4 jenis majas, yakni majas perbandingan, pertentangan, sindiran dan penegasan. Mari kita kupas satu persatu tentang 4 jenis majas ini.

1. Majas Perbandingan


Majas perbandingan ialah gaya bahasa yang digunakan untuk membandingkan suatu objek yang satu dengan objek lain melalui jalan penyamaan, pelebihan dan penggantian. Dalam majas perbandingan kita akan menjumpai beberapa macam dari majas ini, diantaranya :

1. Hiperbola
Gaya bahasa dengan kesan berlebihan, bahkan tidak jarang bahasanya tidak masuk di akal.

2. Metafora
Meletakkan sebuah objek yang memiliki sifat sama dengan pesan ingin menyampaikan suatu ungkapan.

3. Personifikasi
Majas ini ingin menggantikan fungsi suatu benda mati selayaknya hidup seperti manusia.

4. Asosiasi
Membandingkan dua objek yang berbeda menjadi sama dengan imbuhan kata sambung bak, bagaikan atau seperti.

5. Eufemisme
Majas ini mengganti kata-kata yang kurang baik menjadi kata-kata yang lebih halus.

6. Metonimia
Majas yang menyandingkan istilah untuk merujuk ke benda umum.

7. Simile
Majas ini sama dengan asosiasi hanya saja bukan membandingkan benda tak sama, melainkan membandingkan sebuah ungkapan dan kegiatan.

8. Alegori
Majas yang menyandingkan suatu objek dengan kata-kata kiasan.

9. Sinekdok pars pro toto
Majas yang menyebutkan sebagian unsur guna mengartikan keseluruhan benda.

10. Sinekdok totem pro parte
Majas yang menampilkan keseluruhan unsur guna menunjukan sebagian benda.

11. Simbolik
Majas yang membandingkan seorang manusia dengan sikap makhluk lain dalam ungkapan.

2. Majas Pertentangan

Majas pertentangan ialah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata kiasan yang bertentangan dengan maksud asli si penulis. Ada beberapa macam dari majas pertentangan, diantaranya :

1. Litotes
Ungkapan yang digunakan untuk merendahkan diri walau kenyataan sebenarya sebaliknya.
2. Paradoks
Majas yang membandingkan situasi asli dengan yang sebaliknya.

3. Antitesis
Majas yang memasangkan dua kata yang sepasang namun artinya bertentangan.

4. Kontradiksi interminis
Gaya bahasa yang menolak ujaran yang telah dipaparkan sebelumnya, yang biasanya di ikuti konjungsi.

3. Majas Sindiran

Majas sindiran ialah gaya bahasa yang digunakan untuk menyendir seseorang. Majas ini memiliki beberapa macam, yakni :

1. Ironi
Majas sindiran yang menyatakan sebaliknya dengan apa yang sebenarnya dengan tujuan menyindir seseorang.

2. Sinisme
Majas sindiran yang menggunakan kata sebaliknya, seperti ironi namun kasar.

3. Sarkasme
Majas sindiran yang sangat kasar dan sangat menyakitkan.

4. Majas Penegasan

Majas penegasan ialah kata-kata berkias yang menyatakan penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengruh terhadap pendengar dan pembaca. Jenis majas ini di bagi ke dalam beberapa macam, diantaranya :

1. Pleonasme
Majas yang menggunakan kata berlebihan yang bertujuan menegaskan arti suatu kata.

2. Paralelismea
Merupakan majas perulangan yang biasanya terdapat dalam puisi.

3. Tautologi
Majas penegasan dengan mengulang berapa kali kata dalam sebuah kalimat guna menegaskan sesuatu ungkapan.

4. Repetisi
Majas perulangan kata sebagai penegasan.

5. Klimaks
Majas yang mengungkapkan beberapa hal secara berturut-turut dan semakin lama semakin meningkat.

6. Anti klimaks 
Majas yang mengungkapkan beberapa hal seara berturut-turut namun semakin lama semakin semakin mnurun.

7. Retorik
Majas dengan kalimat tanya yang tak membutuhkan jawaban, namun bertujuan untuk memberikan penegasan, sindiran atau menggugah.

Contoh Lengkap Majas

Majas Perbandingan

1. Majas Hiperbola, contoh kalimatnya
  • Gedung itu tingginya menjulang langit.
  • Cantiknya gadis itu melebihi bidadari.
  • Tinggi tentara itu menjuntai awan
  • Cita-citamu tingginya menembus cakrawala
2. Majas metafora, contoh kalimatnya
  • Membaca adalah hobi yang mengasyikan bagi si kutu buku.
  • Hati wanita itu memang selembut sutera.
  • Ardi adalah buah hati dari pak Budi dan bu Ratna.
  • Akhirnya, sampah masyarakat itu masuk bui juga.
3. Majas personifikasi, contoh kalimatnya
  • Bunga melati tersebut tengah merayuku untuk membelinya.
  • Awan itu tengah menari-nari di siang yang cerah ini.
  • Bulan sedang berseri di malam hari.
  • Mendung itu seolah mengatakan jika akan terjadi guyuran hujan yang teramat lebat.
4. Majas asosiasi, contoh kalimatnya
  • Senyummu manis bagaikan gula.
  • Lancar otaknya bagai air yang mengalir.
  • Wajah mereka mirip bak pinang di belah dua.
  • Matamu bersinar seperti bintang di langit.
5. Majas eufemisme, contoh kalimatnya
  • Jika bermalas-malasan dalam bekerja, maka kamu akan menjadi tuna wisma.
  • Tuna rungu juga memiliki hak yang sama seperti orang lain.
  • Mohon izin, saya ingin kekamar keil sebentar.
  • Ibu dari Mirna telah berpulang ke ramatullah.
6. Majas metonimia, contoh kalimatnya
  • Kemanapun dia pergi selalu ada gudang garam di sakunya.
  • Setiap berjalan-jalan sore, Rina selalu membawa botol sprite.
  • Setiap kali pulang kampung Helena selalu menaiki lorena.
  • Dalam kunjungannya, Pak Mentri menaiki garuda.
7. Majas simile, contoh kalimatnya
  • Kau adalah air dan aku minyaknya, kita tidak akan pernah bersatu.
  • Perkataanya bagaikan embun yang menyejukkan di pagi hari.
  • Belajar sejak kecil ibarat mengukir di atas batu.
  • Pendengaranmu benar-benar tajam seperti kelelawar.

8. Majas alegori, contoh kalimatnya
  • Seorang guru adalah nahkoda bagi seluruh muridnya, jika jalur sang nahkoda benar maka kemudipun akan tenng.
  • Menjaga kehormatan orang tua ibarat menjaga kertas putih, sedikit ada tinta selamanya akan kelihatan.
  • Merawat seorang anak ibarat menanam sebuah tanaman, semakin di pupuk baik akan menghasilkan yang baik pula.
  • Memang cantik wajah Rani, pesonanya bagaikan mawar yang memikat kumbang-kumbang lelaki disekitarnya.
9. Majas sinekdoke pars pro toto, contoh kalimatnya

  • Seekor ayam masuk ke dalam rumah.
  • Keluarga pak Anwar terpaksa angkat kaki dari kontrakan karna tidak mampu membayar bulanan..
  • Dari kemarin batang hidungnya tak kelihatan.
  • Indonesia meraih emas dalam bidang bulu tangkis SEA GAMES 2018

10. Majas sinekdoke totem pro parte, contoh kalimatnya

  • Lampung berhasil merebut 32 medali dalam PON X yang di adakan di Balikpapan
  • Universitas Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah Internasional..
  • Para donatur Bandar Lampung akan memberikan santunan terhadap anak yatim di Yayasan Yatim Piatu Kota Metro
  • Djie Sam Soe kembali memberikan bantuan untuk para korban tsunami di Palu.

11. Majas simbolik, contoh kalimatnya
  • Gadis berkulit putih itu adalah bunga desa.
  • Kini, Andilah yang menjadi tulang punggung keluarga.
  • Lelaki bertopi itu adalah lintah darat.
  • Pertengkaran mereka kini telah di meja hijaukan.
Majas Pertentangan

1. Majas litotes, contoh kalimatnya
  • Silahkan masuk di gubuk kami ini
  • Saya bukanlah siapa-siapa dibanding dengan beliau.
  • Semoga hadih kecil ini bisa membuatmu bahagia
  • Aku ini sangat bodoh di banding denganmu.

2. Majas paradoks, contoh kalimatnya
  • Meskipun pak Anwar pengusaha yang kaya raya, namun ia tetap rendah hati.
  • Meski rokok berbahaya, tetapi banyak orang yang tetap menikmatinya.
  • Dibalik kemarahan seorang ibu, tersimpan kasih sayang yang teramat dalam.
  • Wajahnya selalu tersenyum didepan orang, tetapi hatinya menyimpan rasa sakit yang teramat dalam.

3. Majas antitesis, contoh kalimatnya
  • Surga atau neraka tergantung amal kita di dunia.
  • Panitiia perlombaan mendiskriminasikan pria berkulit putih dan hitam.
  • Anak-anak ataupun dewasa terhipnotis dengan keantikannya.
  • Tua muda, laki-laki dan perempuan berkumpul munyaksikan konser di lapangan.

4. Majas kontradiksi interminis, contoh kalimatnya
  • Toko pakaian ini buka setiap hari, kecuali hari besar keagamaan.
  • Semua sembako ini gratis, kecuali untuk orang berada.
  • Semua siswa telah berkumpul dilapangan, kecuali Andi yang datang terlambat.
  • Sepatu ini semua di jual, kecuali yang berwarna hitam.
Majas Sindiran

1. Majas ironi, contoh kalimatnya
  • Saya mengerti kamu adalah seorang gadis yang paling cantik di dunia ini yang harus mendapat tempat terhormat! (makna aslinya: gadis itu tidak cantik, tapi tingkahnya manja seperti ratu).
  • Tepat waktu sekali kamu datang, sudah 5 mobil tujuan kita melintas (makna aslinya: orang tersebut datangnya terlambat).
  • Kamu datang cepat sekali, sampai habis minum 3 botol aku menunggumu (makna aslinya: orang tersebut datangnya sangat terlambat).
  • Kamu bikin kuenya pinter sekali  ya sampai bisa bantat begini” (makna aslinya: orang tersebut bodoh dalam membuat kue karena kue hasil buatannya jelek, tidak bisa mengembang alias bantat).
2. Majas sinisme, contoh kalimatnya
  • Saya tidak sudi  melihat wajahmu yang tampan itu!
  • Malas saya mendengar ucapan manismu! memuakkan!
  • Ide gilamu itu bisa saja membunuh kami sewaktu aktu
  • Tidak tau malu, pakai barang hasil korupsi kok malah bangga.
  • Kalau Mikir pakai otak, jangan pakai dengkul.
3. Majas sarkasme, contoh kalimatnya
  • Mulut kamu seperti harimau ! (maksudnya: besar mulut).
  • Lihat orang itu seperti Raksasa ! (maksudnya: si Cebol).
  • Dasar ente bahlul (maksudnya: orang goblok).
  • Dasar mukamu seperti tembok, bener-bener gak tau malu.
Majas Penegasan

1. Majas pleonasme, contoh kalimatnya

  • Supir angkot menepikan angkotnya ke pinggir jalan.
  • Ayah naik ke atas genting rumah.
  • Rina turun kebawah melalui tangga.
  • Seluruh penonton mendongak ke atas melihat atraksi kembang api.

2. Majas paralelisme, contoh kalimatnya

  • Aku mendengar, aku menium, aku merasakan.
  • Cinta ialah kesetiaan, cinta ialah kasih sayang, cinta ialah kasih sayang.
  • Kita wajib selalu bersyukur baik dalam kesenangan maupun kesengsaraan.
  • Rindu tak dapat dibendung, ditahan dan di musnahkan.

3. Majas  repetisi, contoh kalimatnya

  • Kalian yang ku sayang, kucinta dan ku rindu.
  • Engkau yang ku nanti, ku tunggu dan ku harap.
  • Mereka hanya bisa berkomentar salah ini, salah itu, salah semuanya.
  • Setiap hari, setiap saat, setiap waktu, setiap detik aku hanya ingin bersamamu.

4. Majas tautologi, contoh kalimatnya

  • Jadilah orang yang berbakti, taat dan patuh terhadap Tuhanmu.
  • Hendaknya kita hidup rukun, akur dan bersaudara.
  • Hidupku menjadi galau, gundah gulana.
  • Jangan pernah mengelak, menghindar bahkan menghilang dalam setiap masalahmu.

5. Majas klimaks, contoh kalimatnya
  • Pendidikan formal dimulai dari tingkat sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas hingga perguruan tinggi.
  • Keelakaan itu menewaskan anak pertama, kedua dan ketiga.
  • Metamorfosis kupu dimulai dari telur, ulat, kepompong dan kupu-kupu.
  • Pagelaran itu di tonton dari mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua.

6. Majas anti klimaks, contoh kalimatnya

  • Mulai dari Presiden, Mentri dan para Gubernur melakukan rapat bersama.
  • Ukuran pakaian yang dijual mulai dari XL, L, M dan S semua tersedia.
  • Kita harus pandai dalam memilih pemimpin dari Presiden, Gubernur, Bupati, Camat dan Kepala Desa.
  • Semoga jadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, masyarakat dan keluarga.

7. Majas retorik, contoh kalimatnya

  • Kata siapa rezeki akan datang sendiri tanpa berusaha?
  • Kata siapa dengan bermalas-malasan kita akan sukses?
  • Siapa bilang nikah tidak membutuhkan modal?
  • Apakah bisa aku hidup tanpamu?

Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian majas, jenis majas dan contohnya. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Pengertian Majas, Jenis Dan Contohnya Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel