Pengertian Reproduksi Virus, Ciri-Ciri, Dan Cara Hidup Virus Lengkap

Pengertian Reproduksi Virus, Ciri-Ciri, Dan Cara Hidup Virus Lengkap  || Perlu kita ketahui Penjelasan tentang pengertian reproduksi virus, ciri ciri virus,  dan cara hidup yang lengkap secara detail dan terperinci.

Pengertian Reproduksi Virus


Pengertian Reproduksi Virus


Virus itu sendiri adalah sel organisme biologis yang dapat menginfeksi mikroskopik  yang bentuk berukuran parasit itu sendiri. Didalam meterial hidup hanya terdapat  berereproduksi adanya virus dan dapat mengendalikan sel makhluk hidup dengan cara menginfasi karena virus tidak mampu untuk  bereproduksi melengkapi virus seluler itu sendiri. 

Istilah virus sering kali menginfeksi sel sel yang merujuk pada partikel partikel eukarioto (banyak sel tunggal jenis organisme dan  multisel organisme), ada beberapa jenis sel sel yang dapat menggunakan untuk menyerang virus itu sendiri, ialah bakteriofage, atau fage itu sendiri. Untuk menyerang sel sel yang lain, prokariota (yang tidak berinti sel dinamakan virus organisme bakteri lain)

Biasanya asam nukleat mengandung sejumlah sel sel virus (RNA, atau DNA tetapi keduanya tidak berhubungan dengan baik) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang bernama protein itu sendiri, glikoprotein, lipid atau antara kombinasi ketiganya. Yang dapat membuat bahan genetik dengan baik adalah genom virus menyandi untuk protein, maupun di dalam daur hidup sangat sekali membutuhkan protein (2011, Naibaho). 

Virus adalah peralihan atau perpindahan makhluk tak hidup dengan makhluk hidup. sampai saat ini belum pasti ada yang menentukan, apakah virus itu sendiri tergolong kedalam benda mati atau virus termasuk benda hidup, ada beberapa orang juga berpendapat bahwa virus itu peralihan dari benda mati ke makhluk hidup.

Dalam kedua proses virus itu bisa berkembang dengan baik terhadap  reproduksi yakni repsoduksi siklus lisogenik dan reproduksi siklus litik. Virus merupakan organisme subselular yang berukuran sangat kecil sekali, dengan menggunakan alat mikroskop elektron sehingga dapat melihat bendanya. Ukurannya sangat kecil sekali daripada bakteri itu sendiri. Karena itu pula, kecilnya virus, dan sangat kecil sekali, sampai kita menggunakan penyaring untuk menyaring bakteri itu maka tidak dapat untuk melakukanya.

Perbedaan Virus Dengan Sel Hidup

Sel hidup

Memiliki sistem metabolisme
Memiliki dua tipe asam nukleat sekaligus
Dapat mereproduksi  semua bagian sel nya  

Virus

Tidak dapat mereproduksi semua bagian sel nya, hanya mereproduksi materi genetik dan selubang proteinya
Hanya memiliki satu tipe asam nukleat 
Tidak memiliki sistem metabolisme, oleh karena itu virus tidak dapat tumbuh dan tidak berfungsi tanpa adanya sel inang.

Karakteristik Atau Ciri Ciri Virus


Makhluk yang paling menakutkan dan paling berbahaya di muka bumi ini secara tidak kita sadari ternyata ialah makhluk yang tak nampak oleh mata. ada banyak benda yang nampak ataupun makhluk yang kita takuti di bumi ini, seperti contoh : binatang buas, orang-orang jahat, bisa juga benda yang menakutkan atau membahayakan seperti bom, senjata tajam, pistol dan lain sebagainya. 

Namun diantara keduanya, yang paling berbahaya ialah yang tak nampak oleh mata. Yakni virus, makhluk yang memiliki julukan parasit sejati ini hanya berukuran 20-300 nanometer, atau 50 kali lebih kecil di banding dengan bakteri. Namun makhluk ini mampu mematikan jutaan bahkan miliaran makhluk di muka bumi ini. Virus tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya, melainkan dengan mikroskop elektron. Meskipun demikian, virus tetap mempunyai cici-ciri yang perlu kita ketahui.

Ciri-ciri virus :

  • Bersifat aselular (tidak memiliki sel)
  • Berukuran sangat kecil 20-300 nanometer
  • Hanya mempunyai salah satu jenis asam nukleat (RNA atau DNA)
  • Hanya dapat hidup di sel hidup lainnya
  • Memiliki lapisan protein (kapsid)
  • Virus terdiri atas kulit, isi tubuh, kapsid dan serabut ekor
  • Biasanya berbentuk oval, silindris, panjang, kotak dan paling banyak berbentuk seperti kecebong
  • Tidak mampu membelah diri
  • Dapat di kristalkan, tetapi tidak dapat diendapkan


Cara Hidup Virus


Cara hidup virus yaitu dengan hidup menumpang didalam sel makhluk hidup lain yang cocok, sehingganya virus sering disebut sebagai parasit intraselular obligat. Namun jika makhluk hidup yang ia hidup di dalamnya mati, virus tersebut juga ikut mati. Sel inang adalah tempat untuk virus tinggal (hidup didalamnya). Biasanya sel inang berupa organisme multiselular atau organisme monoselular , seperti bakteri, jamur, hewan, tumbuhan bahkan manusia.

Virus yang terisolasi dari sel inang tidak akan mampu bereproduksi dan akan cepat sekali punah. Karna tidak mempunyai ribosom untuk menyintetis proteinnya dan tidak mempunyai enzim untuk melakukan metabolismenya sendiri. Virus mengidentifikasi sel inang dengan cara kecocokan (lock and key).

Kisaran inang ialah jenis sel inang yang di tumpangi virus. Kisaran inang virus cukup luas, seperti virus yang menginfeksi golongan aves, babi dan manusia yakni virus flu burung. Virus yang menginfeksi spesies mamalia, yakni virus rabies. Meskipun demikian, ada beberapa virus yang kisaran inangnya sempit. 

Seperti bakteri yang hanya mampu menginfeksi escherichia coli yakni bakteriofag. Sel eukariota yang diserang virus biasanya hanya jaringan tertentu. Misalnya HIV, yang diserang hanya sel darah putih. Kemudian virus influenza hanya menyerang saluran pernafasan tanpa menyerang bagian yang lain.

Virus dapat menular dari sel inang satu ke sel inang lain baik secara kontak langsung maupun tidak. Penularan virus secara langsung dapat melalui air, udara, darah serta media lain. Sedangkan penularan virus secara tidak langsung bisa melalui perantaraan vektor. Contohnya penyakit demam berdarah, itu diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti (vektor) yang terinfeksi virus. Dan juga virus yang terdapat pada tumbuhan ditularkan oleh serangga (vektor)

Cara Hidup Virus Dan Perkembangbiakan 

Virus memiliki dua siklus perkembangbiakan, yakni siklus litik dan siklus lusogenik. Siklus litik ialah siklus reproduksi genom virus yang pada akhirnya menyebabkan kematian sel inang. Pada siklus ini membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dalam setiap siklus untuk menghasilkan virus baru.

Sedangkan siklus lisogenik ialah siklus replikasi genom tanpa menghancurkan sel inang, setelah adsobsi  dan injeksi DNA virus berinteraksi kedalam banteri, integrasi ini di sebut profage. Dalam hal ini DNA virus tidak langsung mensintesis DNA bakteri, karena bakteri memiliki imunitas. Setelah imunitas menghilang, baru DNA virus mengendalikan DNA bakteri. yang tahap selanjutnya seperti siklus litik.

Tahapan siklus litik.

- Fase penempelan.
- Fase penetrasi atau injeksi.
- Fase pembentukan, eklifase, replikasi.
- Perakitan.
- Fase pemecahan sel inang.

Tahapan siklus lisogenik.

- Fase adsorbsi.
- Fase injeksi.
- Fase penggabungan.
- Fase pembelahan.
- Fase sintesis.
- Fase perakitan.
- Fase litik.

Demikian pembahasan mengenai reproduksi virus, ciri ciri virus, dan cara hidup virus beserta penjelasannya semoga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan anda semua. Dan terima kasi atas kunjungannya.

Salam hangat dan perkenalan dari saya

Muhammad syukur.

0 Response to "Pengertian Reproduksi Virus, Ciri-Ciri, Dan Cara Hidup Virus Lengkap "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Klik 2X (X) untuk menutup

Selamat Datang di Buku Online ×