Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup Terlengkap

Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup Terlengkap || Sahabat semuanya, kali ini kita akan membahas ilmu biologi tentang klasifikasi mahluk hidup. Apa itu klasifikasi, jenis-jenisnya dan apa manfaatnya, kita akan bahas semuanya satu persatu dengan terperinci mulai dari sistem, contoh, dan klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom.


Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup Terlengkap

Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup



Pengertian klasifikasi makhluk hidup ini sebenarnya secara tidak langsung, sadar atau tidak sadar, kita sering melakukan dalam kehidupan kita sehari hari, dan ini bukanlah sesuatu yang baru karena kita sudah terbiasa melakukannya. Sebenarnya secara naluri manusia  lebih cenderung melakukan klasifikasi berbagai hal. Yaitu mengelompokan satu jenis hewan dengan hewan yang lain. 

Jadi, pengertian klasifikasi makhluk hidup secara garis besar adalah sebuah cara untuk mengelompokan makhluk hidup dengan persamaan atau cirinya masing masing. Contoh Yang sangat sederhana sekali, kita memisahkan hewan peliharaan kambing dan  ayam menjadi dua kelompok, yaitu kambing dengan kambing, sedangkan ayam dengan ayam.

Begitu juga dengan tanaman, kita sering mengelompokan  sesuai dengan jenisnya  masing masing. seperti  tanaman hias ( bunga bungaan) tanaman pangan ( padi, jagung, sagu dsb) dan tanaman obat obatan serta tanaman bumbu.

Klasifikasi makhluk hidup bertujuan agar manusia  lebih mudah  mempelajari dan mengenal kelompok  makhluk  hidup satu dengan kelompok yang lain (identifikasi).

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup



Carlous linnaeus, seorang ahli biologi dari Swedia, yang pertama kali mengembangkan ilmu klasifikasi menjadi dua kelompok makhluk hidup, yaitu kelompok hewan dan tumbuhan. Linnaeus menyebut kedua kelompok tersebut sebagai kingdom animalia (hewan) plantae (tumbuhan).

Sejak zaman dahulu (Ancient Time, BC) sistem klasifikasi makhluk hidup telah dikenal. pengelompokan makhluk hidup dibagi kedalam kedua kelompok, yaitu kelompok hewan (animalia) dan kelompok tumbuhan (plantae). Pengelompokan itu dilakukan oleh ahli filosofi Yunani Aristotle (384-322 BC). seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sistem klasifikasi makhluk hidup  terus mengalami kemajuan. Pengelompokan sistem klasifikasi makhluk hidup menjadi satu satuan ras (kelompok) besar yang dinamakan kingdom.


Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup


Klasifikasi makhluk hidup dibagi menjadi dua, hewan dan tumbuhan melalui persamaan dalam keanekaragaman untuk mengetahui nama, jenis serta kekerabatan makhluk hidup satu dengan lainnya.

Jenis Klasifikasi Makhluk Hidup

1. Sistem Artifical (Buatan)

Penetapan  sendiri oleh peneliti tentang klasifikasi makhluk hidup. misalnya ukuran, bentuk dan tempat.

2. Sistem Natural (Alami)

Pengelompokan makhluk hidup menurut tubuh eksternal dan tubuhinternal serta persamaan ciri secara alami.

3. Sistem Modernatau Filogenetik

Pengelompokan makhluk hidup menurut evolusioner dan hubungan kekerabatan. Hal ini diketahui dari persamaan susunan tubuh serta dapat diketahui secara internal maupun eksternal melalui genetika  modern dan biokimia.

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom


Cara klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom yang sering digunakan adalah cara pengelompokan yang di kemukakan oleh Robert H. Whittaker (1996). Dia mengelompokannya menjadi 5 klasifikasi besar. Antara lain jamur, protista, monera, hewan dan tumbuhan. Berikut ini penjelasan dari klasifikasi 5 kingdom yang harus anda ketahui :

1 Kingdom Jamur (Fungi)

Dalam memperoleh makanan cara jamur memiliki hal yang unik. Jamur tidak menelan makanan seperti manusia atau hewan, mengeluarkan sejenis zat yang membuat sisa makhluk hidup jadi terurai jamur menyerap sari sarinya hingga terurai. 

jamur itu sendiri ada yang bersel banyak juga bersel tunggal. Jamur yang memiliki banyak sel atau multiseluler, bnetuk tubunya terdiri dari benang benang halus yang bisa dikatakan hifa.  Hifa juga bisa berbentuk anyaman disebut (miselium) jamur sering kali hidup ditempat tempat sedikit terkena sinar matahari dan ditempat yang lembab, bersifat saprofit(yang selalu membutuhkan makanan dari bahan organik yang sudah busuk dan mati dan parasit)

Generatif dapat dikembangbiakan oleh jamur itu sendiri yaitu dengan cara (Kawin) dan vegetatif (tidak kawin) melakukan perkawinan melalui miselium sehingga perkembangbiakan secara generatif, dan vegetatif  spora dibentuk oleh tubuh buah sering menghasilkan jamur itu sendiri.

Berikut Jenis Jamur Menurut Cara Makannya Fusarium (parasit pada kapas dan tomat) verticilium ( bibit tanaman akan rusak) Helminthosporium ( parasit pada tanaman  jagung dan padi) Epidermophyton Trichophyton dan Microsporium (Pengaruh penyakit dermatofitosis).

2. Kingdom Protista

Kingdom protista adalah kelompok kedua  dari klasifikasi makhluk hidup. perbedaan pertama kelompok protista dan monera adalah yang memiliki inti dari membran itu sendiri. Yang mempunyai sel inti membran adalah makhluk hidup kingdom protista itu sendiri.

sangat beragam sekali sifat dari protista itu sendiri,  ada yang bersel banyak, juga bersel tunggal. Ada pula yang berukuran mikroskopis( bisa menggunakan mikroskop untuk melihat) ada pula yang ukuran seperti makroskopis (tidak dapat terlihat tanpa mikroskop).

Ada juga yang menyerupai sifat seperti hewan (saling memakan satu sama lain) dan ada pula menyerupai seperti tumbuhan (sanggup berfotosintetis). golongan protista disebut protozoa yang memiliki sifat seperti hewan dan alga bisa disebut memiliki sifat seperti tumbuhan. 

3. Kingdom Monera

Mikroskopis yang memiliki ukuran monera suatu kelompok yang memiliki termasuk bentuk makhluk hidup kira kira antara 1 sampai HM (MIKROMETER) untuk dapat melihat dibutuhkan mikroskop yang hanya ada pembesarannya lebih dari 1.000 kali.

monera mempunyai ciri ciri kelompok makhluk hidup diantaranya adalah yang tidak memiliki membran inti selnya. (Prokariotik), satu sel, dan bisa membelah diri dengan cara berkembang biak. Yang menghasilkan  bakteri alga biru adalah terdiri dari kingdom monera.

4. Kingdom Animalia (Hewan)

Perlu kita tahu, makhluk hidup mempunyai klasifikasinya sendiri. Hewan termasuk kelompok (klasifikasi) kingdom animalia dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan adanya tulang belakang atau tidak berikut ini penjelasan mengenai jenis jenis hewan tersebut.

Hewan Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata)

Avertebrata ialah hewan yang tidak memiliki tulang belakang (punggung). Pada hewan avertebrata biasanya sistem pernafasan dan sistem peredaran darah lebih sederhana dibanding dengan hewan vertebrata.

Berikut ini penjelasan dan contoh hewan avertebrata yang di bagi menjadi 5 jenis, diantaranya :

1. Hewan Berpori (Porifera)
Porifera ialah hewan yang bentuk tubuhnya seperti spon dan memiliki pori pori. Hewan jenis ini biasanya hidup dimemiliki warna tubuh yang bermacam macam dan hidup di perairan. Contohnya euspongia, poerion, scypa dan spongilla.

2. Hewan Berongga (Coelenterata)
Coelenterata ialah hewan berongga, yang mempunyai tentakel untuk memangsa makanannya dan terdapat sel beracun yang dapat menyengat pada permukaan tentakel tersebut. Bentuk tubuhnya berbentuk polip (melekat ditempat hidupnya) dan modusa (bergerak aktif di dalam air). Contohnya ubur-ubur, anemon dan hydra. 

3. Cacing (Vermes)
Vermes ialah hewan berbadan lunak, tubuhnya simetris bilateral dan tak bercabang. Pembagian vermes kedalam 3 kelompok  menurut bentuk tubuhnya yaitu plathyhelmynthes (cacing pipih), annelida tubuhnya beruas, seperti cacing hati cacing perut dan lintah, kemudian nemathelmynthes (cacing gilig).

4. Hewan bertubuh lunak (mollusca)
Hewan ini mempunyai bentuk tubuh lembek, terbungkus mantel dan memiliki lendir banyak. Contohnya cumi - cumi, kerang dan gurita.

5. Hewan berbuku-buku (arthropoda)
Hewan ini memiliki 3 bagian tubuh yaitu kepala, dada dan perut. Tubuhnya terdapat zat katin yang keras. Peka terhadap bau dan sentuhan dan mempunyai beribu-ribu mata kecil. Contohnya belalang, laba-laba dan kalajengking.

Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)

Vertebrata ialah hewan yang memiliki tulang belakang. Hewan ini lebih sedikit jenisnya. Tubuhnya dibagi menjadi 3 bagian antara lain kepala, badan dan ekor.

Berikut ini jenis dan contoh hewan vertebrata atau bertulang belakang yang dibagi menjadi 5, diantaranya :

1 Ikan, contohnya ikan pari, arwana dan lain sebagainya.
2 Hewan yang dapat hidup di darat dan air (amphibia) contohnya katak.
3 Unggas, terdapat bulu pada tubuhnya, contohnya ayam angsa dan lain sebagainya.
4 Hewan menyusui (mamalia), beranak dan mempunyai kelenjar susu.contohnya kambing, sapi dan lain sebagainya.
5 Hewan merayap (reptil), contohnya ular, buaya dan lain sebagainya.

5. Kingdom Plantae (Tumubuhan)

Kingdom Plantae merupakan kelompok makhluk hidup bersel banyak dan dapat melakukan fotosintesis. Kingdom plantae dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh (tidak memiliki floem dan xilem). Yang termasuk kedalam tumbuhan berpembuluh ialah tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji, sedangkan tumbuhan yang tidak berpembuluh ialah tumbuhan lumut. Berikut contoh dan penjelasan dari kingdom plantae (tumbuhan)

Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut biasanya berwarna hijau, hidup di darat (batu, kayu dan tanah) dan berukuran kecil dengan ukuran terbesar mencapai 50 cm. Lumut mengandung klorofol sehingga mampu melakukan fotosintesis dan dapat menghasilkan makanannya sendiri. Ciri-ciri tumbuhan lumut ialah memiliki batang, akar, daun sejati, berukuran kecil dan berbentuk pipih dan ada pula yang berbentuk seperti batang dan daun kecil serta dinding sel tersusun atas selulosa.

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Tumbuhan paku ialah tumbuhan yang memiliki akar sejati, batang dan daun. Tetapi tidak mempunyai bunga. Dengan ciri daun mudanya menggulung, permukaan bawah daun tua memiliki bintik -bintik berwarna coklat kehitaman (sorus) yang di dalamnya terdapat sporangium yang berisi banyak spora.

4 kelompok tumbuhan paku :
  • Paku kawat
  • Paku purba
  • Paku sejati
  • Paku ekor kuda

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Tumbuhan berbiji atau disebut juga tumbuhan berbunga. Biji merupakan alat berkembang biak yang dimiliki oleh tumbuhan. Tumbuhan berbiji pada umumnya hidup di daratan, namun ada pula yang mengapung di atas permukaan air, seperti teratai. Tumbuhan berbiji juga seperti tumbuhan yang lain, yakni dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis.

Tumbuhan berbiji di kelompokan menjadi 2 kelompok, Berdasarkan ada tidaknya pelindung biji. karenanya tumbuhan berbiji dibagi menjadi tumbuhan biji terbuka dan tertutup. Tumbuhan biji tertutup sendiri dibagi menjadi tumbuhan biji berkeping satu (monokotil) dan dua (dikotil).

Demikianlah sedikit Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup semoga bermanfaat bagi sahabat semuanya dan mudah mudahan dapat menambah wawasan bagi kita semua salam hangat dan perkenalan dari saya.

MUHAMMAD SYUKUR.

0 Response to "Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup Terlengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel